Kembali ke blog
bisnisTim Canggih.AI

Katalog WhatsApp Business: Cara Buat dan Kenapa Tidak Muncul

Katalog WhatsApp Business: Cara Buat dan Kenapa Tidak Muncul

Katalog WhatsApp Business itu etalase di profil toko kamu: sampai 500 produk, tiap produk bisa sampai 10 foto atau video (sumber resmi WhatsApp, diakses 4 Oktober 2026). Cara bikinnya gampang, dan kalau produk nggak muncul, penyebab paling sering cuma dua: masih ditinjau WhatsApp atau ditolak karena kebijakan. Di bawah ada langkahnya, ukuran foto yang aman, cara cek kalau katalog error, dan satu batas yang jarang dibahas: katalog nggak bisa jawab chat.

Cara buat katalog WhatsApp Business, langkah demi langkah

Di aplikasi Android, buka tab Fitur lalu ketuk Katalog. Di WhatsApp Web, klik ikon titik tiga lalu Katalog. Setelah itu langkahnya sama:

  1. Klik Tambah item baru.
  2. Unggah foto atau video produk, maksimal 10 per item. Video dibatasi 50 MB.
  3. Tulis nama produk atau layanan.
  4. Pilih Negara asal. Ini wajib, item nggak bisa disimpan tanpa negara asal.
  5. Isi detail opsional: harga, harga penjualan (buat harga promo), deskripsi, tautan situs web, dan kode produk.
  6. Klik Tambah ke katalog.

Langkah ini sesuai panduan resmi Pusat Bantuan WhatsApp (diakses 4 Oktober 2026). Satu hal yang sering bikin bingung: produk yang baru ditambah belum langsung kelihatan sama pembeli. Setiap item ditinjau dulu, dan baru tampil setelah disetujui WhatsApp.

Isi tiap produk biar pembeli nggak perlu nanya lagi

Katalog yang cuma berisi foto dan nama itu setengah jadi. Pembeli bakal tetap chat nanya harga, ukuran, dan bahan. Ini cara ngisi tiap kolom biar katalognya beneran ngurangin chat:

KolomWajib?Cara ngisi yang kepake
FotoYa, minimal 1Foto utama tampil penuh, sisanya detail dan sudut lain
NamaYaNama yang dipakai pembeli, bukan kode gudang
Negara asalYaNegara produsen barangnya
HargaNggakIsi. Produk tanpa harga pasti ditanya
Harga penjualanNggakBuat harga promo, hapus lagi kalau promonya selesai
DeskripsiNggakUkuran, bahan, varian warna, berat, isi paket
Tautan situs webNggakHalaman produk kalau ada
Kode produkNggakPakai SKU kamu, biar admin gampang nyocokin pesanan

Kode produk ini kecil tapi ngebantu banget pas rekap. Pembeli kirim produk dari katalog, admin langsung tahu SKU-nya tanpa nebak. Kalau kamu masih rekap pesanan manual dari chat, caranya ada di cara rekap orderan online shop dari chat WhatsApp.

Produk yang banyak bisa dikelompokkan jadi koleksi, misalnya Best Seller, Promo Bulan Ini, atau per kategori. Pembeli jadi nggak harus scroll ratusan item buat nemu yang dicari. Menurut panduan koleksi di Pusat Bantuan WhatsApp (diakses 4 Oktober 2026), koleksi juga ditinjau dulu, biasanya nggak lebih dari 24 jam, sebelum kelihatan sama pembeli.

Berapa ukuran foto katalog WhatsApp Business yang aman?

Pusat Bantuan WhatsApp nggak nyebut ukuran piksel khusus buat foto katalog di aplikasi. Patokan paling aman pakai spesifikasi gambar katalog dari Pusat Bantuan Bisnis Meta (diakses 4 Oktober 2026), yang dipakai buat katalog Meta:

  • Format JPEG atau PNG, maksimal 8 MB.
  • Rasio persegi 1:1, minimal 500 x 500 piksel, disarankan 1024 x 1024 piksel.
  • Foto utama jelas dan nunjukin produk utuh.
  • Jangan taruh teks yang nutupin produk, kode promo, watermark, atau info harga sementara di fotonya.

Kalau foto gagal tersimpan, WhatsApp sendiri nyaranin kecilkan ukuran filenya. Foto 1024 x 1024 dari HP biasanya udah cukup tajam dan nggak kegedean.

Katalog tidak muncul, hilang, atau error: penyebab dan cara cek

Ini gejala yang paling sering, dirangkum dari halaman masalah saat menggunakan katalog di Pusat Bantuan WhatsApp (diakses 4 Oktober 2026):

GejalaKemungkinan penyebabYang bisa kamu lakukan
Produk belum kelihatan sama pembeliMasih ditinjauTunggu. Item baru tampil setelah disetujui
Ada ikon tanda seru merahDitolak karena kebijakanCek Kebijakan Perdagangan, lalu ketuk item dan minta tinjauan lagi
"Item tidak bisa ditampilkan"Masalah sementara yang udah diketahui WhatsAppCek internet, perbarui aplikasi, tutup dan buka lagi. Itemnya nggak kehapus
"Item tidak bisa disimpan"Edit banyak item sekaligus, atau koneksiTunggu beberapa menit, edit satu item per satu
"Perubahan tidak disimpan"File foto kegedean atau cacheKecilkan foto, bersihkan cache aplikasi
Produk tertentu hilang dari katalogPernah disembunyikanBuka item, edit, batalkan pilihan Sembunyikan item

Fitur sembunyikan item ini sebenarnya berguna. Barang yang lagi kosong bisa disembunyikan tanpa dihapus, jadi pas restock tinggal ditampilkan lagi, foto dan deskripsinya masih utuh.

Cara bagikan katalog biar dipakai, bukan cuma dipajang

Katalog yang nggak pernah dibagikan cuma kelihatan sama pembeli yang iseng buka profil. Tempat yang paling kepake buat naruh link katalog:

  • Pesan salam dan pesan di luar jam kerja. Pembeli yang chat malam bisa langsung lihat harga sendiri. Contoh kalimatnya ada di contoh pesan otomatis WA bisnis untuk jualan.
  • Balasan pas pembeli nanya "ada apa aja kak?" Kirim koleksi yang relevan, bukan seluruh katalog.
  • Status WhatsApp dan aplikasi lain. Dari pengelola katalog, link katalog bisa dibagikan ke status atau lewat email dan aplikasi lain, sesuai panduan berbagi katalog di Pusat Bantuan WhatsApp (diakses 4 Oktober 2026). Jadi link yang sama bisa kamu taruh di bio Instagram.
  • Iklan Klik ke WhatsApp. Pembeli dari iklan biasanya langsung nanya produk tertentu, jadi siapkan koleksi yang sama dengan isi iklannya.

Batas yang jarang dibahas: katalog nggak bisa jawab "ready kak?"

Katalog itu etalase. Dia nampilin info yang sama buat semua orang. Tapi pertanyaan yang bikin pembeli jadi beli biasanya spesifik: warna navy ukuran L masih ada? Ongkir ke Kecamatan Sukajadi berapa? Kalau ambil 12 pcs dapat harga grosir nggak? Jam 11 malam, yang bisa jawab itu cuma orang yang pegang HP. Kalau nggak ada, pembeli pindah ke toko lain yang bales duluan.

Di titik ini katalog yang rapi justru jadi modal. Isi yang sama (nama, harga, varian, deskripsi) adalah bahan yang dibutuhkan AI buat jawab chat dengan benar. Cara nyiapinnya kami bahas di cara buat knowledge base AI customer service.

Dengan AI yang balas chat WhatsApp otomatis dari katalog toko, Admin Canggih nangkep pertanyaan pembeli, cek harga, varian, dan stok di data toko kamu, lalu jawab 24 jam. Yang nggak ada di data toko dioper ke admin, bukan dikarang. Buat pembeli yang udah kirim alamat, ongkirnya bisa langsung dihitung lewat cek ongkir otomatis di WhatsApp, lalu pesanan dibuat dan link pembayarannya dikirim di chat yang sama.

Isi yang udah kamu rapikan di katalog (nama, harga, varian, deskripsi) tinggal dipindah ke katalog Admin Canggih waktu setup. Nomor WhatsApp tokonya tetap sama, tapi setelah disambung, admin membalas lewat dashboard Admin Canggih, bukan lewat aplikasi WhatsApp Business di HP. Beda aplikasi dan API dijelaskan singkat di beda WhatsApp Business API dan aplikasi.

Admin Canggih mulai dari paket Starter Rp1.500.000 per bulan untuk 1.000 balasan AI (sekitar 250 chat), belum termasuk PPN. Setup mandiri gratis. Kalau mau tim Canggih yang ngurus sampai jadi (Express Integration), biayanya Rp 1 juta. Biaya pesan dari Meta mengikuti kebijakan Meta. Mau lihat dulu cara jawabnya? Ada demo gratis lewat WhatsApp.

FAQ

Berapa banyak produk yang bisa masuk katalog WhatsApp Business?

Sampai 500 item, dan tiap item bisa punya sampai 10 foto atau video, menurut halaman resmi WhatsApp Business (diakses 4 Oktober 2026). Kalau produkmu lebih banyak, tampilkan yang paling laku dan kelompokkan sisanya per koleksi.

Kenapa katalog WhatsApp Business tidak muncul di profil toko?

Paling sering karena itemnya masih ditinjau atau ditolak. Item baru tampil setelah disetujui WhatsApp, dan yang ditolak ditandai ikon tanda seru merah. Cek juga apakah itemnya pernah disembunyikan, dan coba perbarui aplikasi kalau muncul pesan "Item tidak bisa ditampilkan".

Berapa ukuran foto katalog WhatsApp Business?

WhatsApp nggak nyebut angka khusus buat aplikasinya. Pakai patokan katalog Meta: JPEG atau PNG maksimal 8 MB, persegi, minimal 500 x 500 piksel, disarankan 1024 x 1024 piksel.

Kenapa item katalog ditolak?

Biasanya karena produknya dianggap nggak sesuai Kebijakan Perdagangan WhatsApp. Kalau kamu yakin produknya boleh dijual, ketuk item yang ditolak, pilih minta tinjauan lagi, dan tulis alasannya.

Apa katalog bisa gantiin admin yang jawab chat?

Nggak. Katalog bikin pembeli bisa lihat produk sendiri, tapi nggak bisa jawab pertanyaan spesifik kayak stok varian, ongkir ke alamat pembeli, atau harga grosir. Buat itu kamu tetap butuh admin, atau AI admin yang jawab dari data toko.


Artikel ini ditulis oleh Tim Canggih.AI. Katalog udah rapi tapi pembeli tetap nanya "ready kak?" jam 11 malam? Chat kami di WhatsApp atau follow @canggihai_official.

/ Fitur terkait

Fitur yang nyambung sama artikel ini.

/ Rekomendasi

Baca juga yang ini.

Semua artikel →
Mulai dari mana

Dua solusi terbaik.Karya anak Bangsa.

Mulai dari salah satu, atau langsung coba dua-duanya. Setiap workflow yang kamu otomatisasi itu, jadi waktu buat mikirin hal yang lebih penting.