Kembali ke blog
bisnisTim Canggih.AI

Cara Mengatur Stok Online Shop di WhatsApp dan Marketplace

Cara Mengatur Stok Online Shop di WhatsApp dan Marketplace

Cara mengatur stok online shop yang jualan di WhatsApp dan marketplace: tentuin satu tempat yang jadi sumber angka stok, kasih SKU yang sama di semua channel, potong stok begitu pesanan lunas, sisihin stok cadangan buat barang laris, lalu cocokin angka sama barang fisik secara rutin. Di bawah ada tiga cara nyatetnya (spreadsheet, aplikasi stok, atau disambung ke chat), template kolom yang bisa langsung dipakai, dan kenapa stok di WhatsApp paling sering meleset.

Kenapa stok di WhatsApp paling sering meleset

Di marketplace, pembeli checkout sendiri dan stok dipotong di dashboard toko itu. Di WhatsApp, nggak ada yang motong apa-apa. Admin jawab "ready kak" dari ingatan, atau dari spreadsheet yang terakhir diupdate kemarin sore.

Polanya hampir selalu sama:

  1. Barang terakhir laku di marketplace jam 2 siang.
  2. Jam 4 sore, customer WhatsApp nanya barang yang sama. Admin jawab ready.
  3. Customer transfer. Gudang bilang barangnya udah keluar.
  4. Admin minta maaf, refund, dan customer itu nggak balik lagi.

Masalahnya bukan admin yang ceroboh. Masalahnya ada dua angka stok yang hidup sendiri-sendiri, dan WhatsApp nggak nyambung ke dua-duanya.

5 aturan dasar biar stok nggak dobel jual

AturanKenapa pentingCara praktisnya
Satu sumber angkaDua angka pasti beda suatu saatPilih satu: spreadsheet, aplikasi stok, atau gudang. Channel lain ngikut
SKU sama di semua channelTanpa SKU, "kaos hitam L" bisa ketulis 3 versiSatu kode per varian, dipakai di katalog WA, marketplace, dan catatan gudang
Potong stok saat lunasPesanan yang belum dibayar sering batalTandai "dipesan" waktu rekap, potong waktu pembayaran masuk
Stok cadangan barang larisAda jeda antara laku dan angka berubahSisihin 1 sampai 2 pcs buat varian yang paling cepat habis
Cocokin sama barang fisikBarang rusak, retur, dan salah hitung numpukCek rutin, minimal mingguan buat barang laris

Aturan nomor tiga yang paling sering dilanggar. Banyak toko motong stok begitu customer bilang "ambil kak", padahal belum tentu bayar. Hasilnya stok kelihatan habis, padahal barangnya masih di rak. Cara nyatet pesanan yang belum dan udah lunas ada di cara rekap orderan online shop dari chat WhatsApp.

3 cara nyatet stok online shop

CaraCocok buatBatasnya
SpreadsheetProduk sedikit, satu atau dua channelDiupdate manual, gampang ketinggalan pas lagi ramai
Aplikasi stok atau omnichannelJualan di beberapa marketplace sekaligusChat WhatsApp tetap dijawab admin dari angka yang dia lihat
Stok disambung ke yang jawab chatToko yang chat WA-nya ramaiButuh SKU rapi dan setup di awal

Spreadsheet

Ini titik mulai yang paling masuk akal. Satu baris per varian, bukan per produk. Kolom yang kepake:

KolomIsi
SKUKode unik per varian, misalnya KAOS-HTM-L
Nama produkNama yang dipakai pembeli
VarianWarna, ukuran
Stok fisikHasil hitung terakhir
Dipesan, belum lunasDiisi dari rekap chat
Stok bisa dijualStok fisik dikurangi dipesan
Tanggal cek terakhirBiar ketahuan angka mana yang udah basi

Kolom "stok bisa dijual" inilah yang dipakai admin waktu jawab chat. Jangan pakai stok fisik, karena sebagian barangnya udah dipegang customer lain yang tinggal bayar.

Aplikasi stok atau omnichannel

Kalau kamu jualan di beberapa marketplace, aplikasi omnichannel bisa nyamain stok antar toko dari satu gudang. Ini ngurangin kerjaan update manual. Tapi coba cek satu hal: chat WhatsApp kamu dijawab pakai angka dari mana? Kalau admin tetap ngintip spreadsheet atau nebak, celahnya masih sama.

Stok disambung ke yang jawab chat

Di sini angka stok yang dipakai buat jawab "ready kak?" disamain berkala dengan angka di gudang, bukan diketik ulang sama admin. Celah di bagian atas tadi menyempit, karena nggak ada lagi angka ketiga yang hidup di kepala admin.

Kalau chat WhatsApp kamu dijawab AI

AI yang jawab chat cuma sebagus data stoknya. Kalau katalognya basi, AI juga bakal bilang ready buat barang yang udah habis.

Di Admin Canggih, AI balas chat WhatsApp otomatis pakai harga, varian, dan stok dari katalog toko kamu. Buat toko yang stoknya udah di Jubelio, ada integrasi Jubelio yang bikin stok di Canggih ikut angka satu gudang Jubelio. Kalau mode sinkron stok diaktifkan, angkanya disamain berkala dan dicocokkan lewat SKU yang sama. Waktu AI bikin pesanan, stoknya dicek sekali lagi ke Jubelio. Kalau pengiriman pesanan ke Jubelio diaktifkan, pesanan yang udah dibayar masuk Jubelio sebagai pesanan lunas yang siap diproses gudang.

Beberapa batas yang perlu kamu tahu sebelum nyambungin:

  • Stok cuma satu arah, dari Jubelio ke Canggih. Harga dan nama produk tetap diatur di Canggih.
  • Produk yang SKU-nya nggak ketemu di Jubelio nggak ikut ke-update stoknya, dan pesanannya nggak bisa masuk Jubelio.
  • Kalau Jubelio lagi nggak bisa diakses waktu checkout, pesanan tetap jalan pakai stok terakhir di Canggih.
  • Diskon dari promo belum ikut ke pesanan di Jubelio, jadi cek totalnya di sana kalau pesanan pakai promo.
  • Yang masuk Jubelio cuma pesanan barang fisik.

Jadi kerjaan paling penting sebelum nyambungin apa pun tetap sama: SKU yang rapi. Kalau produkmu juga dipajang di katalog WhatsApp Business, cara ngatur item yang lagi kosong ada di panduan katalog WhatsApp Business.

Cara mulai minggu ini

  1. Bikin daftar semua varian yang kamu jual, satu baris per varian.
  2. Kasih SKU ke tiap varian, dan pakai kode yang sama di marketplace dan katalog WhatsApp.
  3. Tentuin satu sumber angka stok. Tulis siapa yang boleh ngubah angkanya.
  4. Pisahin kolom "dipesan, belum lunas" dari stok fisik.
  5. Hitung barang fisik buat 20 produk terlaris, cocokin sama angka di catatan.
  6. Kalau chat WhatsApp kamu ramai dan stoknya udah di Jubelio, sambungin ke Admin Canggih biar jawaban "ready kak?" ikut angka gudang.

Admin Canggih mulai dari paket Starter Rp1.500.000 per bulan untuk 1.000 balasan AI (sekitar 250 chat), belum termasuk PPN. Setup mandiri gratis. Kalau mau tim Canggih yang ngurus sampai jadi (Express Integration), biayanya Rp 1 juta. Biaya pesan dari Meta mengikuti kebijakan Meta. Ada demo gratis lewat WhatsApp kalau mau lihat dulu cara AI-nya jawab stok.

FAQ

Gimana cara mengatur stok online shop yang jualan di banyak tempat?

Pilih satu sumber angka stok, kasih SKU yang sama di semua channel, dan biarin channel lain ngikut angka itu. Pisahin barang yang udah dipesan tapi belum lunas dari stok yang bisa dijual, lalu cocokin sama barang fisik secara rutin.

Aplikasi stok barang online shop perlu nggak buat toko kecil?

Kalau produknya sedikit dan cuma jualan di satu atau dua channel, spreadsheet yang rapi biasanya cukup. Aplikasi stok mulai kerasa manfaatnya waktu kamu jualan di beberapa marketplace dan update manual mulai ketinggalan.

Kapan stok sebaiknya dipotong, waktu customer pesan atau waktu bayar?

Waktu bayar. Waktu customer pesan, tandai sebagai "dipesan, belum lunas" biar admin lain nggak jual barang yang sama. Kalau nggak dibayar sampai batas waktunya, kembalikan ke stok bisa dijual.

Gimana biar admin WhatsApp nggak bilang ready buat barang yang udah habis?

Kasih admin satu angka yang selalu diupdate, yaitu kolom stok bisa dijual, bukan stok fisik. Cara yang lebih rapat: angka stok yang dipakai buat jawab chat disamain berkala dengan gudang, bukan dicatat ulang manual.

Stok di Admin Canggih bisa ikut Jubelio?

Bisa, lewat integrasi Jubelio. Kalau mode sinkron stok aktif, stok tiap produk di Canggih disamain berkala dengan satu gudang Jubelio lewat SKU yang sama, dan dicek lagi waktu pesanan dibuat. Harga dan nama produk tetap diatur di Canggih.


Artikel ini ditulis oleh Tim Canggih.AI. Udah jawab "ready kak" terus ternyata barangnya laku di marketplace? Chat kami di WhatsApp atau follow @canggihai_official.

/ Fitur terkait

Fitur yang nyambung sama artikel ini.

/ Rekomendasi

Baca juga yang ini.

Semua artikel →
Mulai dari mana

Dua solusi terbaik.Karya anak Bangsa.

Mulai dari salah satu, atau langsung coba dua-duanya. Setiap workflow yang kamu otomatisasi itu, jadi waktu buat mikirin hal yang lebih penting.